Statistiche web Membuat Tong Sampah Cacing dan Memulai Kompos Cacing - RAKAI GALLERY
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Membuat Tong Sampah Cacing dan Memulai Kompos Cacing

Membuat Tong Sampah Cacing dan Memulai Kompos Cacing

Apabila Anda tengah mencari cara untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman serta menyediakan nutrisi berkualitas bagi tanah, maka pertimbangkanlah untuk menggunakan cacing dalam proses pembuatan kompos. Anda dapat memulai dengan menghasilkan kompos kaya nutrisi melalui tong sampah cacing yang mudah dibuat. Selain menguntungkan tanah, proyek ini juga bisa menjadi pelajaran bermanfaat bagi anak-anak mengenai proses kompos.

Tong Sampah Cacing: Cara Membuat dan Memulai Prosesnya

Pengenalan tentang Tong Sampah Cacing

Tong sampah cacing, atau yang dikenal juga sebagai komposter cacing, adalah solusi ekonomis yang menghasilkan kompos bermutu serta pupuk cair yang bernutrisi. Keuntungannya, tong sampah cacing ini tidak berbau, sangat sesuai untuk area kebun yang terbatas, dan menjadikan pembelajaran tentang kompos menjadi hal yang menyenangkan, terutama bagi generasi muda.

Langkah 1: Membuat Tong Sampah Cacing Sederhana

Proyek ini memerlukan minimal dua kompartemen. Kompartemen pertama berfungsi untuk menampung cairan hasil dari proses kompos. Sementara kompartemen kedua adalah tempat bagi cacing untuk hidup, mencerna, dan tempat kompos terbentuk. Mempertimbangkan penggunaan tiga kompartemen daripada dua, akan memudahkan proses pengumpulan kompos cacing. Jangan lupa untuk menyediakan penutup agar menjaga kelembaban dan mencegah genangan air saat hujan.

Ukuran nampan yang cocok adalah 16x20 inci dengan kedalaman 8 inci. Anda juga perlu mempersiapkan keran plastik, bor, dan mata bor.

Tahap awal, buat lubang pada bagian bawah kompartemen pertama untuk pemasangan keran. Pastikan agar keran terpasang dengan rapat guna mencegah genangan cairan. Sebaiknya buat lubang sedekat mungkin dengan dasar kompartemen, sehingga air tidak tergenang.

Untuk mempermudah pengurasan cairan, Anda dapat memiringkan komposter cacing menggunakan bata.

Pada kedua kompartemen atas, buat lubang berdiameter seperempat inci dengan jarak sekitar dua inci pada dasar masing-masing kompartemen. Lubang-lubang ini berfungsi untuk membiarkan cairan hasil dari aktivitas cacing meresap ke kompartemen bawah. Ketika satu kompartemen atas terisi dengan kompos cacing, cacing akan berpindah melalui lubang-lubang ini menuju kompartemen berikutnya.

Tambahkan juga satu baris lubang di dekat bagian atas kedua kompartemen atas dengan ukuran dan jarak yang serupa untuk meningkatkan sirkulasi udara.

Baca JugaTips Menyiram Tanaman Bunga dengan Sempurna

Langkah 2: Penambahan Cacing

Selalu gunakan jenis cacing kompos yang sesuai untuk proses ini. Sebagian besar cacing tanah kebun memiliki proses kompos yang lebih lambat. Anda bisa memesan cacing kompos secara online.

Isi dasar kompartemen dengan bahan penolong setebal sekitar tiga inci, seperti serat kelapa yang telah dibasahi atau kompos berkualitas tinggi. Letakkan cacing di atasnya, mereka akan segera meresap ke dalam tempat tidurnya. Berikan lapisan limbah dapur di atasnya, tidak lebih dari beberapa inci untuk permulaan. Anda juga bisa menambahkan lapisan kain burlap agar cacing merasa lebih nyaman. Biarkan komposter selama seminggu sebelum menambahkan lebih banyak limbah, untuk memberi waktu cacing beradaptasi dengan lingkungan baru mereka.

Langkah 3: Merawat Tong Sampah Cacing

Tempatkan tong sampah cacing di tempat teduh yang memiliki suhu ruangan yang stabil. Cacing menyukai lingkungan yang lembab dan hangat. Pada musim dingin, pindahkan tong sampah cacing ke dalam ruangan, seperti garasi atau bangunan lainnya.

Tambahkan sedikit limbah sayuran dan buah secara bertahap, hindari menggunakan bahan yang bisa menarik lalat. Hindari juga menambahkan daging atau produk hewani lainnya. Jika Anda menggunakan banyak kulit jeruk atau tanaman allium seperti bawang dan bawang putih, lingkungan kompos bisa menjadi terlalu asam bagi cacing. Tambahkan sedikit rumput liar dan dedaunan, serta koran tak berkilap atau kardus yang sudah dipotong-potong.

Saat satu kompartemen atas penuh, gantikan dengan kompartemen kosong di tengah dan mulailah mengisinya. Cacing akan merayap melalui lubang-lubang menuju kompartemen baru. Kompartemen yang penuh akan siap untuk dikumpulkan.

Baca JugaApa itu Vermikompos? Cacing sebagai Penyelamat!

Pemanfaatan Kompos Cacing dan Pupuk Cair

Hasil kompos cacing atau kotoran cacing sangat baik digunakan sebagai penambah kondisi tanah atau campuran tanam yang kaya nutrisi.

Ambil cairan hasil dari kompartemen bawah setiap kali Anda mengosongkannya. Campur satu bagian cairan dengan sepuluh bagian air untuk mendapatkan pupuk cair yang sangat bermanfaat bagi tanaman Anda.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat dengan mudah membuat tong sampah cacing dan memulai proses pembuatan kompos yang sangat bermanfaat untuk kebun Anda. Selamat mencoba!

Posting Komentar untuk "Membuat Tong Sampah Cacing dan Memulai Kompos Cacing"